
Praktikum ini akan dibuat program untuk menyalakan lampu
dalam 5 hitungan. Program ini juga bisa di manfaatkan untuk melakukan
perhitungan jumlah benda, jika benda mencapai jumlah yang di inginkan maka
lampu atau bel indicator akan menyala.
Sebelum menginjak program akan di bahas cara pengatruan
insruksi counter terlebih dahulu.
Saya akan memulainya dengan instruksi S_CU yaitu instruksi
counter up. Counter ini akan melakukan perhitungan secara menaik, misal jika
kita atur nilai awal 0 maka counter akan melakukan perhitungan dari 1, 2, 3 dan
seterusnya.
Cara Pengaturan Dan Penggunaanya Counter :
Untuk penamaan di tulis pada atas blok diagram dengan di
awali dengan huruf C dan nomor counter. Missal C1, C2, C3 dan seterusnya.
Kaki CU : jika mendapatkan logic 1 maka counter akan
melakukan perhitungan.
Kaki S : kaki set untuk mengaktifkan counter. Bertipe
data Boolean. Set harus berlogic satu agar
counter aktif.
Kaki PV : untuk
mengatur nilai awal dari counter. Dengan penulisan C#nilai. Misal counter di
atur dengan nilai awal 0. Maka penulisannya C#0. Nilai bisa di isi mulai 0
hingga 999
CV : menunjukkan nilai dari perhitungan
counter
Kaki R : untuk meriset hitungan counter dengan cara
di berikan logic 1
Kaki Q : akan
aktif ketika mulai perhitungan
pada gambar diatas terdapat self conserfative yang digunakan sebagai triger awal dari sebuah counter agar saat pertama ditekan counter dapat langsung menghitung. karena counter di SImatic S7-300 perlu di triger baru dapat menghitung, terutama dikaki S.
saat tombil peserta ditekan maka counter akan mengitung satu sbb:
dalam hal ini saya menggunakan Comparator sebagai pembatas hitungan dalam berapa kali mendapat input agar output bisa ON. comparator merupakan pembanding antara input dengan input, apa yang di bandingkan? misalnya seperti simbol matematika, lebih besar dari, kurang dari, sama dengan, tidak samadengan, kurang dari sama dengan, lebih dari sama dengan, dan lain lain. pada hal ini saya menggunakan yang sama dengan, jadi ketika input sama-sama berlogic 5, maka akan menyalakan lampu. seperti gambar dibawah ini
tetapi setelah hitungan di tambah maka lampu akan mati lagi karena sudah melebihi dari batas sama dengan. yaitu antara 6 dan 5
kemudianselanjutnya ialah penggunaan Floatting Point yang sangat berguna untuk menotasikan hitungan matematika seperti tambah, kurang, bagi, kali, akar, kuadrat, dsb.
pada praktikum ini kita menggunakan rumus (a+b)-(c*d)/ akar e
ini merupakan contoh dari penggunaan Comparatorcontoh pengggunaan dari Counter
ini contoh penggunaan dari Floatting Point sebagai penotasi rumus matematika.
kesimpulan.
dari hasil analisa diatas dapat disimpulkan bahwa
1. PLC mempunyai Instruksi Counter, Comparator, dan Floatting Point
2. Counter ialah penghitung suatu masukkan.
3. Comparator dapat dikombinasikan dengan Counter sebagai pembatas hitungan.
4. Floatting Point merupakan Instruksi dari perjalanan logic yang menotasikan rumus matematika.
0 komentar:
Posting Komentar